Kamis, 18 Desember 2014

Buah Manis dari Usaha Keras

Oleh: Gabriela Krisanti Adyasmita

Saya mulai menyukai alat musik biola saat saya kelas 2 SMP. Awalnya saya tertarik pada biola karena melihat dan mendengar indahnya suara alunan musik biola saat saya menemani adik saya les piano di Sekolah Musik Yayasan Pendidikan Musik (SMYPM), Bintaro. SM YPM merupakan salah satu sekolah musik klasik yang cukup terkenal di Jakarta dan berhasil mencetak pemusik-pemusik yang handal. Kemudian saya meminta kepada ibu saya untuk mengizinkan saya belajar biola di sekolah musik tersebut. Ibu mengizinkan dan saya mulai mencari informasi bagaimana cara saya dapat belajar biola di sekolah musik tersebut. Ternyata untuk usia saya yang saat itu berusia 13 tahun, harus sudah bisa membaca not balok jika ingin belajar biola pada sekolah musik tersebut. Akhirnya, saya les privat selama setahun dengan pengajar biola di sekolah musik tersebut. Guru les saya menargetkan saya setahun harus sudah bisa menguasai not balok. Selama setahun hampir setiap kali pulang les menangis karena guru saya sangat tegas dan saya merasa sangat payah. Pernah satu saat bow (tongkat penggesek biola) dipukul-pukul ke stand book (tempat membaca partitur) sampai stand book tersebut nyaris jatuh, guru saya berkata “baca ini baca notnya apa??”. Hari seleksi masuk pun tiba, saya berusaha bermain dengan baik di depan juri. Namun, ternyata hasil yang diperoleh saya tidak diterima di sekolah musik tersebut. Saya berdoa dan menangis, kecewa sekali. Dalam doa saya bertanya pada Tuhan “haruskah saya mencoba lagi atau saya berhenti saja disini?”. Tiba-tiba saya merasa yakin untuk mencoba setahun lagi untuk dapat belajar di sekolah musik tersebut. Dimarahi lagi selama setahun sampai saya benar-benar bisa membaca not balok dan setelah mencoba untuk ujian lagi, akhirnya saya diterima di sekolah musik tersebut. Saya merasa sangat puas dan senang karena usaha saya selama 2 tahun akhirnya berhasil. Setiap tahunnya saya selalu mendapat prestasi “Award dan Prize for theory” sampai tahun 2012.